VPS Hosting – Konfigurasi Backup Pada WHM

Fungsi backup pada VPS sangatlah penting, mengingat untuk layanan selain shared hosting dan reseller hosting, sifat backup pada vps adalah passive sehingga kami sangat menekankan klient untuk memantau sistem backup VPS. Artikel ini dikhususkan bagi anda yang memiliki paket hosting VPS beserta cPanel/WHM. Pada cPanel/WHM, sistem backup dibagi menjadi 3 interval, yaitu harian, mingguan dan bulanan dengan sistem menimpa dari data backup sebelumnya. Bagi beberapa orang, mungkin memerlukan settingan khusus, semisal hanya melakukan backup bulanan saja supaya diskspace VPS nya bisa lowong, karena data backup sendiri memang lumayan besar. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan konfigurasi backup pada WHM :

  1. Login ke dalam WHM VPS anda, biasanya diakses dengan ip_address_vps/whm atau namadomain/whm.
  2. Klik pada menu Backup.
  1. Klik pada menu Configure Backup.
  1. Pada halaman ini anda bisa melakukan konfigurasi sesuai dengan deskripsi pada tiap-tiap bagian, berikut adalah penjelasan dari beberapa bagian :
  • Backup Status : Untuk mengubah status backup, pastikan pilihan enabled supaya fungsi backup bisa berjalan.
  • Backup Interval : Pada bagian ini anda bisa menentukan interval backup, yaitu daily/harian , weekly/mingguan atau monthly/bulanan.
  • Backup Retention : Berfungsi melengkapi pilhan Backup Interval, di mana misalkan anda memilih interval backup mingguan, maka anda bisa memilih interval bulanan dimatikan atau dijalankan.
  • Incremental Backup : Data yang dibackup hanyalah data yang sudah mengalami perubahan, kelemahannya tidak mendukung kompresi serta tidak kompatibel dengan FTP backup.
  • Backup Accounts : Mengaktifkan/Mematikan fitur untuk melakukan backup accounts.
  • Compress Account Backups : Mengaktifkan/Mematikan fitur untuk kompresi data backup.
  • Backup SQL Databases : Mengatur prosedur backup untuk database. Ada 2 prosedur, yaitu Per Account Only (hanya per akun saja) dan Entire MySQL Directory (satu direktori MySQL). Untuk database baiknya pilihlah Per Account Only, supaya bisa memanfaatkan fitur restore yang ada.
  • Backup Type : Memilih tipe backup, apakah ditujukan pada direktori yang sudah ditentukan atau melalui remote FTP.
  • Backup Destination : Pada bagian ini anda bisa menentukan direktori tempat data backup disimpan nantinya, normalnya adalah /backup.
  1. Klik save untuk menyimpan konfigurasi backup.

Demikianlah langkah-langkah untuk melakukan konfigurasi backup pada VPS Hosting dengan cPanel/WHM. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.